Pancasila dan UMP

Bagaimanakah seharusnya kita, sebagai orang Indonesia, menanggapi isu UMP yang beberapa waktu lalu diperdebatkan? Metodologi yang bagaimana seharusnya kita pakai untuk menyelesaikan masalah ini? Approach yang bagaimanakah yang harus kita ambil untuk memberikan gambaran keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, untuk merancang jalan keluar, dan merangkai prosedur UMP? Melalui tulisan ini saya hendak mengingatkan kita semua akan “Pancasila” […]

Education as recreation of ideal humanity

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita…Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya… (Kejadian 1 : 26a, 27a). Dalam bahasa Jerman, “pendidikan” biasa diterjemahkan sebagai dan dipahami dalam konteks “Bildung.” Apa itu Bildung? Secara cikal bakal, ia dipelopori oleh eister Eckhart (1260 – 1327)—seorang teolog dan filsuf mistik Abad Pertengahan Jerman pada abad ke-14. Eckhart […]

From consumptive to consummative learning

One of the seven capital vices–a classification of vices that has been used since early Christian times–is gluttony. Gluttony is an excessive consumption for one’s own pleasure and over-indulgence of anything to the point of waste and destructive, which usually associated with food. Thomas Aquinas insightfully expanded the meaning of gluttony, that gluttony is not only […]

1 korintus 13 terjemahan pendidikan

“Sekalipun anak-anak kita dapat berkata-kata dengan bahasa Inggris, Mandarin, Indonesia, Korea dan bahkan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika mereka tidak mempunyai kasih, kita sama dengan drum yang menderu dan simbalnya yang berisik. Sekalipun anak-anak kita genius dalam segala hal, mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; sekalipun anak-anak kita dapat nilai sempurna dalam setiap ulangan […]